4 Pilar Koperasi Kredit
Nasib Uang Simpanan di Koperasi Pasca Keputusan Mahkamah Konstitusi
Renungan
Hadiah terbaik untuk sahabat ialah : PENGERTIAN
Hadiah terbaik untuk Bos ialah : KEJUJURAN
Hadiah terbaik untuk musuh ialah : PENGAMPUNAN
Hadiah terbaik untuk suami ialah : KESETIAAN
Hadiah terbaik untuk istri ialah : KASIH SAYANG
Hadiah terbaik untuk anak ialah : TELADAN YANG BAIK
Hadiah terbaik untuk orang tua ialah : MENGHORMATI
Hadiah terbaik untuk semua orang ialah : MENGHARGAI
Hadiah terbaik untuk TUHAN ialah : PERCAYA dan TAAT
TAPI di atas SEMUANYA itu adalah MENGASIHI SESAMA seperti mengasihi diri kita sendiri ...
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Maka,...
Wujudkan rasa kasih kita dalam tindakan nyata sebagai hadiah terbaik.
Jangan pernah takut untuk memberi, karena memberi adalah langkah pertama untuk bisa menerima.
Mana ada petani yang bisa menuai, jika mereka tidak pernah menabur??
Berikanlah kebaikan..
Berikanlah perhatian..
Beri dan Berilah...
Jangan hanya mau memberi jika ada keuntungan saja. Hidup ini seperti gema, apa yang kita keluarkan akan kembali kepada kita.
Percayalah Tuhan pasti akan selalu memberi Kita :
- Berkat
- Sehat
- Cinta
- Bahagia
- Usaha maju
- Rejeki melimpah
Indahnya berbagi untuk menambah kebahagiaan di Hati ....
Dua Kantong Yang Berbeda
Segala sesuatu yang menyakitkan yang pernah didengarnya seperti makian & sindiran, ditulisnya di sebuah kertas, digulung kecil, kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang berlubang. Tetapi semua yang indah, benar, dan bermanfaat, ditulisnya di sebuah kertas kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang tidak ada lubangnya.
Pada malam hari, ia mengeluarkan semua yang ada di dalam saku yang tidak berlubang, membacanya, dan menikmati hal-hal indah yang sudah diperolehnya sepanjang hari itu. Kemudian ia merogoh kantong yang ada lubangnya, tetapi ia tidak menemukan apa pun. Maka ia pun tertawa dan tetap bersukacita karena tidak ada sesuatu yang dapat merusak hati dan jiwanya.
Sahabat terkasih, itulah yang seharusnya kita lakukan. Menyimpan semua yang baik di “kantong yang tidak berlubang”, sehingga tidak satupun yang baik, hilang dari hidup kita. Sebaliknya, simpanlah semua yang buruk di “kantong yang berlubang”, dan semua hal yang buruk itu akan jatuh dan tidak perlu kita ingat lagi.
Namun sayang sekali, masih banyak orang yang melakukan dengan terbalik..!!:( Mereka menyimpan semua yang baik di “kantong yang berlubang”, dan apa yang tidak baik di “kantong yang tidak berlubang” (dengan kata lain, memelihara pikiran-pikiran jahat dan segala sesuatu yang menyakitkan hati). Maka, jiwa kita akan menjadi tertekan & tidak ada gairah dalam menjalani hidup.
Oleh karena itu, agar bisa menikmati kehidupan yang bahagia dan tenang: jangan menyimpan apa yang tidak baik di dalam hidup kita (tahukah Anda: sakit hati, iri hati, dendam, dan kemarahan juga bisa menyebabkan penyakit serius bahkan kematian).
........ mari..!! kita coba hanya menyimpan hal2 yang baik dan bermanfaat saja agar hidup kita bahagia, shall we..??
JARUM YANG TAJAM
Jarum yang baik adalah jarum yang memiliki ujung runcing & tajam.
Dalam penggunaannya, jarum biasanya ditusukkan pada kain untuk
merekatkan dgn kain yang lain. Jarum2 itu mampu menembus lapisan kain.
Tidak ada jarum yg digunakan hanya untuk sekali tusukan. Untuk
memperoleh gaun yg cantik, maka kain harus dipotong sesuai dgn pola
& ditusuk dgn jarum berulang kali.
Dalam kehidupan ini,
banyak jarum yg menusuk kita, antara lain jarum yg sangat tajam yaitu
orang2 yang telah melukai batin kita... Ada juga jarum yang berkarat
yaitu orang2 yang telah membawa dampak negatif bagi kehidupan kita.
Ada rasa sakit yang luar biasa saat jarum2 itu menusuk & menembus
benteng pertahanan kita. Ada rasa kecewa, penyesalan, sakit hati dan
terkadang timbul rasa putus asa.
Sering kali kita terlalu
fokus pd ujung jarum sehingga kita merasakan sakit yg luar biasa. Kita
menjadi lupa cara mengatasi kekecewaan itu sendiri. Tuhan tidak pernah
membuat rencana yg sia2 bagi kita. Tuhan sdg menjahit bahkan memotong
bagian yg tidak diperlukan dlm kehidupan kita .
Memang sakit
rasanya tetapi ketahuilah bhw semua yg telah terjadi dlm kehidupan kita,
baik atau buruk, enak atau tidak enak, susah atau senang, suka atau
duka, semua itu adalah anugerah terindah dari Tuhan.
Tuhan
mempunyai cara yang ber-beda2 untuk memberkati setiap orang. Bahkan saat
orang lain sedang mengecewakan kita saat ini... itu juga merupakan
berkat dari Tuhan. Tuhan mempunyai rancangan tersendiri bagi kita. Apa
yg kita inginkan & apa yg kita anggap baik, belum tentu baik juga di
mata Tuhan.
Saat ini Tuhan ijinkan kita mengalami kekecewaan,
kita percaya bhw itu adalah berkat terbaik yg Tuhan berikan pada kita.
Saat kita berdoa pada-Nya, Diapun memberi jawaban yang luar biasa:
"Percayalah padaKu dan jangan ragukan Aku." Bersyukurlah terhadap segala
sesuatu yg terjadi dan tetap percayalah bhw Tuhan punya rencana indah
bagi kehidupan kita.
Teori Buah Pada Kehidupan
- Jadilah Jagung, Jangan Jambu Monyet.
Jagung membungkus bijinya yang banyak, sedangkan jambu?monyet memamerkan bijinya yang cuma satu-satunya.
Artinya : Jangan suka pamer - Jadilah pohon Pisang.
Pohon pisang kalau berbuah hanya sekali, lalu mati.
Artinya : Kesetiaan dalam pernikahan. - Jadilah Duren, jangan kedondong
Walaupun luarnya penuh kulit yang tajam, tetapi dalamnya lembut dan manis. hmmmm, beda dengan kedondong, luarnya mulus, rasanya agak asem dan di dalamnya ada biji yang berduri.
Artinya : Don’t Judge a Book by The Cover.. jangan menilai orang dari Luarnya saja. - Jadilah bengkoang.
Walaupun hidup dalam kompos sampah, tetapi umbinya isinya putih bersih.
Artinya : Jagalah hati agar tetap bersih dari perbuatan jahat. - Jadilah Tandan Pete, bukan Tandan Rambutan.
Tandan pete membagi makanan sama rata ke biji petenya, semua seimbang, tidak seperti rambutan.. ada yang kecil ada yang gede.
Artinya : Selalu adil dalam bersikap. - Jadilah Buah Manggis
Bisa ditebak isinya dari pantat buahnya.
Artinya : Jangan Munafik - Jadilah Buah Nangka
Selain buahnya, nangka memberi getah kepada penjual atau yg memakannya.
Artinya : Berikan kesan kepada semua orang (tentunya yg baik).
Karena dengan apa yang kita lakukan adalah perwujudan dari kasih TUHAN sebenarnya.
Human Brain Analysis - Man vs Woman
Women - Multiple process
Womens brains designed to concentrate multiple task at a time.
Women can Watch a TV and Talk over phone and cook.
Men - Single Process
Mens brains designed to concentrate only one work at a time. Men can not watch TV and talk over the phone at the same time. they stop the TV while Talking. They can either watch TV or talk over the phone or cook.
2. LANGUAGE
Women can easily learn many languages. But can not find solutions to problems. Men can not easily learn languages, they can easily solve problems. That's why in average a 3 years old girl has three times higher vocabulary than a 3 years old boy.
3. ANALYTICAL SKILLS
Mens brains has a lot of space for handling the analytical process. They can analyze and find the solution for a process and design a map of a building easily. But If a complex map is viewed by women, they can not understand it. Women can not understand the details of a map easily, For them it is just a dump of lines on a paper.
4. CAR DRIVING.
While driving a car, mans analytical spaces are used in his brain. He can drive a car fastly. If he sees an object at long distance, immediately his brain classifies the object (bus or van or car) direction and speed of the object and he drives accordingly. Where woman take a long time to recognize the object direction/ speed. Mans single process mind stops the audio in the car (if any), then concentrates only on driving.
5. LYING
When men lie to women face to face, they get caught easily. Womans super natural brain observes facial expression 70%, body language 20% and words coming from the mouth 10%. Mens brain does not have this. Women easily lie to men face to face.
So guys, do not lie face to face.
6. PROBLEMS SOLVING
If a man have a lot of problems, his brain clearly classifies the problems and puts them in individual rooms in the brain and then finds the solution one by one. You can see many guys looking at the sky for a long time. If a woman has a lot of problems, her brain can not classify the problems. she wants some one to hear that. After telling everything to a person she goes happily to bed. She does not worry about the problems being solved or not.
7. WHAT THEY WANT
Men want status, success, solutions, big process, etc... But Women want relationship, friends, family, etc...
8. UNHAPPINESS
If women are unhappy with their relations, they can not concentrate on their work. If men are unhappy with their work, they can not concentrate on the relations.
9. SPEECH
Women use indirect language in speech. But Men use direct language.
10. HANDLING EMOTION
Women talk a lot without thinking. Men act a lot without thinking.
Pohon Gengsi
Seorang yunior di sana menanam sepetak tanahnya dengan tanaman obat.
Sengaja ia bawa pohon itu dari tempat yang jauh agar khasiat tanaman itu
bisa dinikmati banyak orang. Memang tanaman itu kecil saja, daunnya
rimbun dan sesekali ada ulat yang sering terlihat memakan daunnya. Hanya
daun dari pohon itu saja. Tidak kepada tanaman lain. Sang yunior pun
sangat peduli dan merawat pohon itu dengan telaten.Salah satu senior yang sering protes kepada pohon milik yunior itu sebenarnya tidak suka pohon itu ada. Alasannya karena ulatnya semakin banyak. Meski ia sudah diberitahu bahwa ulat tidak akan mengganggu, ada saja yang ia protes. Bahkan ia juga tidak suka dengan adanya pohon itu karena katanya bisa mengambil batas petakan yang lain. Ia meminta si yunior supaya lebih rajin memangkas tanamannya. Hingga satu hari ia menyaksikan sendiri kegunaan dari pohon obat milik yuniornya itu. Si senior mulai sedikit diam meski sesekali tetap saja ada yang menjadi protesnya.
Seperti biasa, si yunior itu harus memangkas pohon obatnya. Ia memotong dahan yang sudah banyak tumbuh serta memotong dedaunan. Ada yang untuk obat, ada pula yang dibuang. Sehabis dipangkas dan dibersihkan ia pun dengan rapi membuang bekas tebangan tanamannya itu ke tempat sampah sementara. Besok pagi akan ada yang mengambil sampah-sampah yang ada untuk dibuang ke tempatnya.
Tanpa sepengetahuan si yunior, malam-malam senior yang semula protes terhadap tanaman yang dimiliki yunior itu mencari dahan yang masih baik dan layak untuk ditanam kembali. Tanpa sepengetahuan siapa pun, ia menanamkan kembali dahan itu ke tanah petak bagian yunior itu.
* Kadang kita tidak mau mengakui keberhasilan orang lain. Meski banyak orang mengakui, ada saja rasa gengsi untuk mengakui bahkan sudah ada bukti di depan mata. Lalu, apakah demi menahan gengsi kita harus dengan cara sembunyi-sembunyi mengakui keberhasilan itu?
Bukan Omong Kosong Tentang Cita-cita dan Keberanian
MEMILIKI CITA-CITA AKAN MENJADI LUAR BIASA
Para orang tua atau guru sering bertanya tentang cita-cita kepada anak-anaknya. Mengapa? Karena cita-cita akan menjadi tujuan hidup anak-anak kelak.
Begitu pentingnya sebuah cita-cita dalam kehidupan kita. Karena cita-cita merupakan kompas bagi kehidupan.
Bayangkan bagaimana jadinya bila seseorang berjalan tanpa tujuan? Setiap hari keluar rumah tanpa ada tujuannya ke mana ia melangkah.
Karena adanya cita-cita, maka seseorang akan menjadi luar biasa. Cita-cita adalah kekuatan yang menggerakkan.
Karena itulah tak salah bila Bung Karno, presiden pertama kita berkata,”Gantungkan cita-citamu setinggi langit.”
Kenapa setinggi langit? Karena tingginya langit seakan tanpa batas, sebab begitu tingginya. Demikianlah agar kita menggantungkan cita-cita.
Dengan adanya cita-cita, membuat kita fokus untuk menggapainya. Ada tujuan dan gairah untuk mewujudkan. Akhirnya terjadi pencapaian yang luar biasa.
Idealnya kita memiliki cita-cita bukan hanya untuk urusan keduniawian saja. Misalnya bercita-cita jadi dokter atau penyanyi terkenal.
Lalu untuk mencapainya kita memfokuskan seluruh perhatian dan energi. Untuk urusan kerohanian tidak kebagian lagi. Selama ini kita terlena dalam cita-cita keduniawian saja.
Cita-cita dalam urusan kerohanian sebenarnya jauh lebih penting lagi untuk dibentangkan.
Untuk cita-cita dalam hal kerohanian, coba kita definisikan sendiri. Karena masing-masing pasti memiliki pandangannya.
Kita memang semestinya lebih menekankan dalam hal kerohanian. Karena itu bukan hanya menyangkut kehidupan kita saat ini saja.
KEBERANIAN AKAN MENCIPTAKAN KEMUKJIZATAN
Keberanian. Setiap orang harus mempunyai keberanian dalam hidup ini.
Tanpa keberanian kita akan kalah dan tenggelam dalam arus kehidupan.
Apabila kita menginginkan banyak kemukjizatan terjadi dalam hidup ini. Bukan hanya dengan berdoa lalu akan datang dari langit.
Tetapi dengan keberanian, maka akan mengharukan Tuhan menurunkan kemukjizatan-Nya.
Banyak hal yang secara logika tidak mungkin terjadi. Tetapi karena keberanian, maka terjadi kemukjizatan.
Seorang teman, divonis menderita penyakit kanker. Tidak akan panjang lagi umurnya.
Walau dengan tubuh yang lemah, ia bersembahyang dengan sepuluh ribu kali sujudan. Padahal dalam keadaan normal tiga ribu kali saja sudah sulit rasanya.
Apa yang terjadi? Ya kemukjizatan, ketika diperiksa dokter kembali. Penyakitnya sudah raib.
Kemukjizatan tidak selalu berhubungan dengan kemustahiilan. Semisal seseorang yang tidak berani berbicara di depan umum.
Oleh karena keberanian, tiba-tiba ia bisa lancar berbicara di hadapan banyak orang. Lancar lagi. Bukankah itu kemukjizatan juga?
Bagi saya, bisa menulis sampai ribuan di Kompasiana adalah sebuah kemukjizatan. Tak terpikirkan. Modal awalnya ya karena berani menghindari dari rasa ketidak-percayaan diri. Siapalah saya. Dalam hal ini berani malu juga. Tapi malu yang positif tentunya.
Katedrarajawen
Twitter
Facebook
Flickr
RSS