Hati-hati dengan Iri Hatimu

0 comments

Setan sedang mencari cara mengubah sikap dan perilaku seseorang yang sangat saleh. Namun setan belum berhasil. Orang saleh ini tak pernah marah maupun bikin dosa. Pokoknya, hidupnya sangat saleh karena ia selalu berusaha untuk menyenangkan hati Tuhan yang disembahnya. Maka, suatu kali setan menyebarkan isu. Isunya, justru kakak seperguruannya yang hidupnya biasa-biasa, dipilih oleh Tuhan sebagai pahlawan yang baik hati, dan akan dikenang masyarakat sekitarnya. Mendengar kabar itu, si orang yang saleh ini langsung naik pitam, "Bagaimana mungkin dia yang terpilih? Seumur hidup aku hidup dengan saleh dan berbuat baik. Aku puasa berbulan-bulan dan berdoa sementara dia biasa-biasa saja. Kenapa? Kenapa dia yang dikenang jadi pahlawannya? Ini tidak adil!"

Nah kan, hati-hatilah dengan IRI HATI pada dirimu! Iri hatilah yang membuat orang mengkhianati saudaranya. Iri hatilah yang membuat manusia pertama jatuh dalam dosa. Iri hatilah yang membuat manusia nekat mengkhianati, cakar mencakar dan bunuh-membunuh. Ingat, manusia pertama iri dengan kehebatan Tuhan. Iri hatilah membuat suatu bisnis tercerai-berai, dan suatu HUBUNGAN menjadi hancur. Sejarah banyak membuktikannya. Contohnya, Julius Caesarpun dibunuh karena rasa iri hati. Saudara membunuh saudaranya sendiri. Cakar mencakar. Luka melukai. Semuanya berawal dari IRI HATI. Hari ini, mungkin akan menarik kalau kita mengingat kalimatnya Harry S Truman atau Ronald Reagan yang mengatakan, "Alangkah banyaknya yang bisa kita raih, kalau kita tidak terlalu peduli soal siapakah yang mendapatkan pujian". Ingatlah teman-temanku terkasih, iri hati bukan hanya membunuh persaudaraan dan pertemanan, tetapi yang terpenting, pelan-pelan iri hati....juga akan membunuh dirimu sendiri!

Anthony Dio Martin

Formula Anti Malas

0 comments

Mungkin formula ini terdengar umum, dan biasa kita lakukan. Tapi, saya yakin formula ini sangat ampuh untuk mengikis rasa malas 100%. Formula-formulanya, (pengalaman pribadi):
  1. Potonglah kuku-kuku jari tangan dan kaki Anda, dan yakinkan kuku-kuku tangan dan kaki Anda telah pendek dan bersih dari kotoran.
  2. Mandi dan cucilah rambut Anda dengan shampoo favorit Anda (keramas) kalau perlu Cream Bath juga, karena ini akan membuat tubuh dan pikiran Anda menjadi fresh kembali. Selalu gunakan sabun dan shampoo dengan harum yang memang Anda sukai.
  3. Biasanya orang bermalas-malasan karena telah jenuh atau tengah mengalami kegagalan. Oleh sebab itu, setelah mandi jangan langsung tidur. Tapi, bangkitlah! Buatlah kegagalan itu menjadi sebuah motivasi. Bereskan semua arsip-arsip, pelajari pada langkah-langkah manakah sehingga membuat Anda gagal, dan mulailah dari awal.
  4. Ingatlah bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya 

Mengayuh Sepeda Hidup

0 comments


Baiklah kita mulai dari belajar bersepeda, roda dua. Ketika mulai oleng, bukan untuk menjejak tanah kita belajar, melainkan apa yang kita lakukan? Mengayuh. Terus saja mengayuh. Maka kita akan lupa dengan oleng itu, lalu kita maju. Atau ketika mengendarai motor di jalanan berbatu yang juga membuat oleng, apa yang kita lakukan? Menarik gas. Tetap saja. Bukan berhenti atau memperlambat.
      Maka begitulah hidup, kawan. Kerikil masalah akan selalu ada. Kadang membuat kita oleng dan hampir terjatuh. Tapi hidup harus tetap berjalan, sampai tiba saatnya ruh keluar dengan senyum kemenangan. Jangan berhenti.
      Sebenarnya maksud tulisan ini bukan di situ sih. Melainkan pada apa yang menjadi fokus kita. Kalau dalam mengejar tujuan kita menemui masalah, selesaikan, tapi jangan terfokus pada masalah itu. Tetap fokus pada tujuan kita  di depan. Tetap mengayuh dan menarik gas untuk maju, bukan berusaha bertahan stabil menghadapi batu-batu yang membuat oleng itu.
      Kita ambil saja contoh di kelompok/organisasi. Kelompok/organisasi yang produktif biasanya jarang disibukkan oleh masalah-masalah yang sebenarnya (maaf) remeh, tidak signifikan terhadap tujuan yang ingin dicapai. Misalnya perasaan sakit hati, tidak nyaman dengan anggota lain, dsb. Kenapa?
     Karena mereka telah disibukkan untuk bergerak. Maka tidak ada waktu lagi untuk mengurus hal remeh-temeh.
    Dalam hidup, kita (harus) punya tujuan. Atau target dan keinginan-keinginan. Nah, kalau pikiran dan raga kita disibukkan oleh kerja-kerja penting dan relevan demi mencapai tujuan itu, maka kita tidak akan repot memikirkan masalah-masalah yang mungkin saja tampak besar, namun sebenarnya tidak benar-benar menghalangi tujuan besar kita. Kalau ada ketakutan tidak bisa mencapai tujuan, kejarlah tujuan itu lebih keras dan sungguh-sungguh, tak perlu kita pikirkan ketakutan itu. Jangan fokus supaya tidak oleng, kayuh saja, tarik saja gasnya! Yang penting maju dan rintangan ‘jalan berbatu’ itu usai.
      Yang kita perlukan adalah tetap fokus pada tujuan dan senantiasa bergerak. Sehingga secara perlahan ‘penyakit-penyakit’ akan sendirinya menjauh. Karena diam itu mematikan ternyata.

Mengatasi Rasa Malu

0 comments

Rasa malu adalah sebuah kombinasi dari kegugupan sosial dan pengkondisian sosial. Untuk mengatasi rasa malu ini, yang Anda butuhkan adalah belajar bersikap rileks dalam pergaulan sosial. Untuk memulai mengurangi rasa malu, bagi Anda yang pemalu, ada beberapa hal di bawah ini yang mungkin dapat anda praktekan:
  1. Buat pertanyaan terbuka pada semua orang. Banyak orang yang lebih senang bicara tentang diri mereka sendiri, dan temukan sebuah topik yang membuat orang lain tertarik. Apa yang membuat mereka tertarik akan membuat perbicangan berjalan menyenangkan bagi semua orang. Selalu ajukan pertanyaan yang memungkinkan jawaban lebih dari ya/tidak.
  2. Pikirkan tentang cara Anda merasa dan bertindak di sekitar orang-orang yang telah Anda kenal, dimana Anda bisa merasa nyaman dan bersikap spontan. Alihkan perasaan itu saat Anda bertemu kenalan baru, begitu pula dalam situasi yang membuat rasa percaya diri Anda memudar.
  3. Hindari terlalu memperhatikan diri Anda sendiri. Tentu saja, Anda boleh sedikit memikirkan tentang bagaimana Anda akan melewatkan perbicangan dengan orang banyak, tapi jika seluruh fokus Anda tercurah pada kata-kata sendiri dan perasaan Anda, selanjutnya Anda akan mulai merasa gugup sendiri. Ingat-ingat apa yang dikenakan oleh orang lain dan buat catatan tersendiri, dengarkan apa yang mereka perbincangkan, bayangkan dimana mereka tinggal, buat sebuah garis besar atau ingat-ingat nama mereka.
  4. Nikmati waktu Anda. Hindari mengatakan hal-hal tanpa berpikir terlebih dulu. Ajukan pertanyaan, dan jika mendapat pertanyaa. Anda dapat mempertimbangkan jawaban terlebih dahulu sebagai tanggapan Anda, jangan asal menjawab tanpa berpikir. Jawaban yang diluncurkan dengan perlahan merupakan cara bersikap santai.
  5. Berhentilah percaya pada imajinasi Anda. Mungkin Anda pernah membuat gambaran tentang sebuah liburan yang menyenangkan dan pada kenyataanya jauh berbeda dari yang Anda bayangkan. Itu menunjukan beatapa tak dapat dipercayanya bayangan kita sendiri. Berhentilah memikirkan apa yang dipikirkan orang lain.  
  6. Berhentilah memikirkan ''segalanya atau bukan apa-apa.'' Pemikiran ''pasti begini/pasti begitu'' tertuang saat Anda mengalami emosi. Orang-orang yang sedang depresi, marah dan gelisah melihat kenyataan dari hal-hal ini dengan perbedaan yang ektrim. Bagi orang yang sedang marah ''Anda salah'' dan ''mereka benar,'' orang yang marah akan melihat dirinya ''gagal'', sedang yang lain ''berhasil.
  7. Akhirnya, gunakan latihan hipnotis. Hipnotis merupakan cara tercepat untuk mengubah tanggapan instink/emosi Anda dalam setiap situasi. Hanya pikirkan bahwa pikiran dan tubuh Anda dalam keadaan rilek sewaktu bertemu orang baru. Sebenarnya, sewaktu Anda merasa santai seringkali Anda akan menemukan saat yang tepat untuk menerapkan hipnotis agar merasa lebih percaya dirisaat berhadapan dengan orang-orang baru, dan tentu saja pada titik ini rasa malu akan tersingkir dengan sendirinya.

Cukup itu berapa ?

1 comments

Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya.

Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata “cukup“.

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kagetan itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan di sana. Kucuran uang terus mengalir bergerincingan, sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya.

Masih kurang ! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air uang itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun onggokan uang emas bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup !!

Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata “cukup”.

Kapankah kita bisa berkata cukup ?

Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang !

Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Tak perlu takut berkata cukup. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya. ”Cukup” jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri.

Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup.

Belajarlah mencukupkan diri dengan mensyukuri apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.

Belajarlah untuk berkata “cukup” !

Apa itu Motivasi

1 comments

Motivasi berasal dari bahasa latin movere yang berarti dorongan atau menggerakkan. Dalam kehidupan, motivasi memiliki peranan yang sangat penting.
Sebab, motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung perilaku manusia, sehingga mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal.
Tanpa adanya motivasi dalam diri seseorang, maka dapat dipastikan bahwa orang itu tidak akan bergerak sedikitpun dari tempatnya berada. Begitupun dalam kehidupan berorganisasi, motivasi organisasi sangat mutlak adanya.

Sehebat apapun rencana yang telah dibuat oleh ketua organisasi, apabila dalam proses aplikasinya dilakukan oleh anggota yang kurang atau bahkan tidak memiliki motivasi yang kuat, maka akan menyebabkan tidak terealisasinya rencana tersebut.
Tidak salah jika kemudian Flipo mendefinisikannya dengan “Direction or motivation is essence, it is a skill in aligning employee and organization interest so that behavior result achievement of employee want simultaneously with attainment or organizational objectives”.

Motivasi organisasi adalah suatu keahlian, dalam mengarahkan pegawai dan organisasi agar mau bekerja secara berhasil, sehingga keinginan para pegawai dan tujuan organisasi sekaligus tercapai.
Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai, manusia akan termotivasi oleh kebutuhan yang dimilikinya. Pendapat ini sejalan dengan Robin yang mengemukakan bahwa Motivasi organisasi adalah kesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi untuk tujuan organisasi yang dikondisikan oleh kemampuan upaya itu dalam memenuhi beberapa kebutuhan individual.

Baron dalam Mangkunegara mendefinisikan motivasi organisasi sebagai proses pemberian dorongan kepada anak buah supaya anak buah dapat bekerja sejalan dengan batasan yang diberikan guna mencapai tujuan organisasi secara optimal. Motivasi ini dapat pula dikatakan sebagai energi untuk membangkitkan dorongan dalam diri.

Terkait dengan motivasi organisasi, perlu kita pahami, lima fungsi utama manajemen adalah planning, organizing, staffing, leading, dan controlling. Pada pelaksanaannya, setelah rencana dibuat (planning), organisasi dibentuk (organizing), dan disusun personalianya (staffing).

Langkah berikutnya adalah menugaskan atau mengarahkan anggota menuju ke arah tujuan yang telah ditentukan. Fungsi pengarahan (leading) ini secara sederhana adalah membuat anggota melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang diinginkan dan harus mereka lakukan.
Memotivasi organisasi merupakan kegiatan kepemimpinan yang termasuk di dalam fungsi ini. Kemampuan ketua organisasi untuk memotivasi anggotanya akan sangat menentukan efektifitas ketua.
Ketua harus dapat memotivasi para anggotanya agar pelaksanaan kegiatan dan kepuasan kerja mereka meningkat. Jika ketua membiarkan anggotanya berjalan tanpa motivasi, maka bisa dipastikan kinerja organisasi yang memburuk, menemukan kegagalan program kerja, bahkan terancam bubar.

Menurut Atkinson, suatu organisme (dalam hal ini manusia dan hewan) yang dimotivasi akan terjun ke dalam suatu aktivitas secara lebih giat dan lebih efisien daripada yang tidak dimotivasi.
Selain menguatkan organisme itu, motivasi organisasi cenderung mengarahkan perilaku (orang yang lapar dimotivasi untuk mencari makanan untuk dimakan; orang yang haus, untuk minum; orang yang kesakitan, untuk melepaskan diri dari stimulus/rangsangan yang menyakitkan.

Jika demikian, motivasi organisasi memegang peranan yang tidak bisa diremehkan. Banyak cara yang bisa dilakukan, baik secara formal maupun informal. Baik secara organisatoris maupun pendekatan secara personal. Sebagai pimpinan organisasi, sebisa mungkin bisa memahami masalah anggotanya, sehingga bisa memecahkan masalah secara bersama. Peran evaluasi sangat penting dalam hal ini, sehingga tidak ada anggota yang merasa terpaksa menjalankan roda organisasi. Apalagi, jika organisasi bersifat sukarela, alias tidak ada upah kerja untuk anggotanya.

Mengatasi putus asa

1 comments

Ada saat dalam hidup merasa tak berarti, kita berusaha namun apa yang terjadi tidaklah sesuai harapan.
Putus asa ??

Agar kita tidak putus asa, kita harus memiliki tujuan yang sangat menggairahkan dan jelas dalam hidup. Mungkin saja, saat kita berlari, kita tidak ingin untuk berhenti. Tetapi akhirnya berhenti juga karena kita sangat kelelahan. Dengan kata lain energi kita sudah terkuras habis.

Seorang atlit tidak akan mudah kelelahan karena dia memiliki energi yang cukup. Energi yang tentu saja didapat dari latihan yang cukup dan makanan yang dikonsumsinya. Begitu juga jika kita tidak ingin cepat putus asa maka kita harus memiliki energi yang cukup. Baik energi dalam arti sebenarnya, maupun energi dalam arti Motivasi .

Gagal lagi, gagal lagi, dan gagal lagi.
Hal seperti ini pun akan memungkinkan kita putus asa. Kita telah mencoba, telah bersabar, dan berusaha, namun kegagalan dan kegagalan yang di dapatkan oleh Kita.

Keadaan seperti ini bisa diibaratkan seperti sesorang yang sedang mencari suatu tempat tetapi tidak mengetahui harus lewat mana. Jika jalan yang Kita ketahui sedikit, maka Kita akan cepat berhenti karena tidak ada jalan lagi yang bisa ditempuh. Tetapi jika Kita mengetahui banyak jalan, maka mencoba jalan yang lainnya sampai menemukan jalan yang benar. Semakin banyak jalan yang di ketahui dan energi Kita masih cukup maka untuk bergerak terus masih sangat memungkinkan.

Jalan yang dimaksud disini adalah ide. Saat Kita gagal dengan satu ide, maka bisa mencoba ide yang lain. Ide tersebut bisa kita dapatkan baik dari ide sendiri maupun ide dari orang lain. Agar bisa menghasilkan ide sendiri maka diperlukan kreativitas. Sementara untuk mengetahui ide dari orang lain, maka yang diperlukan adalah menuntut ilmu.

Tuhan telah menggariskan untuk apa-apa yang akan menimpa kita, cobaan dan ujian merupakan bentuk kasih sayang Nya untuk kita. Menguji keimanan kita ‘ apakah kita termasuk orang yang pandai bersyukur ataukah hamba tak tahu terimakasih’.

Cara-cara Efektif Mengatasi Depresi

2 comments

Gagal dalam ujian, putus cinta atau ditinggal mati orang yang sangat dekat bisa membuat orang merasa sangat terpukul dan depresi. Dalam keadaan tertentu, depresi dapat menjadi fatal. Ada tips efektif agar tak terpuruk karena depresi. Sebagian orang pasti pernah merasakan depresi. Tapi bila dibiarkan, depresi bisa menyebabkan hal yang fatal, seperti menghancurkan harga diri, merusak kesehatan jiwa dan mental, serta mengganggu kesejahteraan hidup. 
Ada 5 tips efektif yang dapat mengatasi depresi:
1. Biarkan tubuh mendapat cukup cahaya dan sinar matahari
Kurangnya paparan sinar matahari akan memicu keluarnya hormon melatonin lebih banyak. Hormon ini dapat memicu perasaan putus asa dan depresi. Hormon melatonin keluar jika seseorang ada dalam ruangan yang gelap. Kebanyakan melatonin dapat menurunkan suhu tubuh dan membuat orang lemas. Jika orang yang sedang merasa depresi selalu mengurung diri di dalam kamar dengan tirai tertutup, maka akan sulit baginya mengatasi depresi.
2. Menyibukkan diri
Dengan menyibukkan diri, orang akan dapat terinspirasi untuk dapat berbuat lebih baik. Hal ini akan lebih mungkin untuk mengatasi depresi. Cobalah untuk melakukan kegiatan yang disukai, seperti berjalan santai di taman, berolahraga, membaca buku atau terlibat dalam kegiatan apapun yang dapat membangkitkan gairah dan membuat hati senang. Tetapkan tujuan-tujuan yang berarti dalam hidup. Dengan sikap positif semacam ini, Anda akan mencapai suatu disposisi ceria untuk mengalahkan perasaan putus asa dan depresi.
3. Cukup istirahat dan waktu relaksasi
Mendengarkan musik yang menenangkan, berendam dalam air hangat atau melakukan pijat untuk merelaksasikan otot dapat mengurangi depresi dengan efektif.
4. Makan sehat dan tetap bugar
Hindari makanan yang mengandung banyak gula, kafein, atau alkohol. Gula dan kafein dapat memberikan energi instan, tapi nantinya akan membawa kecemasan, ketegangan dan masalah internal. Sedangkan alkohol adalah depresan. Banyak orang akan minum alkohol untuk melupakan masalahnya. Tapi itu justru hanya memperparah kondisinya. Berolahraga secara teratur adalah perusak dari depresi, karena memungkinkan tubuh untuk memproduksi endorfin lebih dari biasanya. Endorfin kadang-kadang disebut ‘zat kimia bahagia’ karena dapat mengurangi stres dan pendorong rasa bahagia yang alami.
5. Dukungan moral orang terdekat dan bersosialisasi dengan lingkungan
Keluarga, sahabat, teman bahkan tetangga adalah orang-orang yang dapat memberikan dukungan moral kepada Anda. Menghabiskan waktu dan terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat bersama orang-orang terdekat dapat memberikan perasaan yang sangat memuaskan. Jangan pernah meremehkan kekuatan sentuhan. Rangkulan atau pelukan dari orang-orang terdekat dapat menjadi obat ampuh yang dapat menghilangkan stres dan ‘membunuh’ depresi. Selain itu, cinta dan hubungan dekat dengan keluarga serta teman, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal segala macam penyakit. Juga dapat membuat Anda merasa lebih aman, nyaman dan bahagia.

Kaki

0 comments

Ada yang salah dengan kaki saya? Kenapa dengan kaki? Sebuah pertanyaan balik yang kerap saya lontarkan pada teman-teman saya yang sering kali bertanya tentang image kaki yang saya pasang di berbagai avatar messenger, email, maupun jejaring sosial.

Ya, dibanding potret diri, saya lebih suka memotret kaki terbungkus sepatu dan kaos kaki. Tidak ada yang aneh bagi saya, hanya terasa unik dan senang melihat kaki yang telah menemani langkah saya selama hampir 26 tahun lebih. Saat bepergian saya tak pernah melewatkan memotret kaki saya, setidaknya sebuah penghargaan bagi dua anggota badan paling bawah ini setelah lelah menopang berat tubuh saya yang memang tidak proporsional.

Bagi saya, kaki adalah sahabat setia yang telah membantu saya beraktivitas mulai dari membuka mata sampai menutup mata. Kaki juga menjadi bagian penting dari secuil kisah hidup saya, yang membawa saya belajar merangkak sampai belajar menendang orang.

Ya, lumrahnya kaki adalah anggota badan yang berfungsi untuk menyangga semua bagian tubuh, karena tubuh tidak hanya butuh berdiri dan duduk tapi juga bergerak, kadang juga melangkah, berjalan, berlari, melompat, berjingkat, merangkak, menendang, menjegal, menginjak, dll sesuai keinginan kita. Jadi jika saya menyukai kaki, itu adalah hal yang sangat wajar, karena fungsi dan pengabdiannya begitu besar.

Kaki juga tak pernah protes jika saya ajak menginjak tahi, berjalan jauh, mengayuh sepeda, bahkan lupa membersihkan daki di lutut dan kuku. Mereka tak pernah protes, mereka tetap menerima apa adanya perlakuan saya. Bahkan, kaki juga tak pernah protes jika nama mereka dicatut oleh berbagai pihak, mengingat awalnya nama mereka adalah hak cipta resmi mahkluk hidup, tapi dalam perkembangannya, kaki juga di-embat berbagai benda untuk menunjukkan mereka juga punya kaki, bukan manusia atau hewan saja, jadilah ada istilah kaki gunung, kaki mobil, kaki meja, kaki kursi, kaki jembatan, kaki tangan, kaki lima, kaki kursi dan beragam kaki-kaki lainnya yang fungsinya hanya satu, yaitu sebagai penopang/pondasi dan pendukung unsur yang lebih utama di atasnya.

Jadi dengan kompleksibilitas kaki ini, tak salah jika saya mengidolakan kaki dan segala atribut di dalamnya. Yuk kaki, tetaplah kuat dan dukunglah saya sampai tiba saatnya nanti kalian melemah dan memaksa saya harus menggunakan ‘kaki-kaki bantuan berkaki lurus dan berujung melengkung. Nah, ada ‘kaki lain’ lagi di sini ^^.

Filosofi Pensil dan Kehidupan

0 comments

Pada suatu sore yang teduh, seorang nenek tampak berkutat asyik dengan kegiatannya di halaman belakang sebuah rumah. Ia tampak sedang menuliskan sesuatu pada sebuah kertas. Kala itu, kemudian si cucu datang menghampiri dan bertanya, “Nenek sedang menulis apa Nek, sepertinya asyik sekali. Pensilnya baru ya Nek?”
Sambil tersenyum sabar, si nenek menjawab. “Nenek sedang menulis tentang kamu, cucu nenek yang cantik dan pintar,” ucapnya penuh sayang. “Tetapi, sebenarnya ada yang lebih penting lho dari isi tulisan ini, yaitu pensil yang nenek pakai untuk menulis ini.”
Si cucu sejenak merasa kebingungan mendengar penuturan nenek. Ia pun dengan saksama mengamati sesaat pensil yang ada di tangan nenek. Tak lama, si cucu berkata, “Selain pensilnya masih baru, rasanya tidak ada yang istimewa dari pensil Nenek. Memang apa hebatnya pensil Nenek dibandingkan dengan pensil yang lain?”
“Benar cucuku. Pensil nenek sama saja dengan pensil yang lain. Maksud nenek, sebatang pensil bukan hanya dinilai dari bentuk fisiknya, warna, atau panjang pendeknya, tetapi sebatang pensil sebenarnya mempunyai 5 kualitas unggulan yang bisa menjadi pedoman saat kita menjalani kehidupan ini,” jelas nenek sembari mengelus lembut rambut cucu kesayangannya.
“Memangnya selain untuk menulis, kualitas apa lagi yang dipunyai oleh sebatang pensil Nek?” tanya si cucu penasaran.
 “Dengarkan baik-baik ya…” ungkap nenek.
“Kualitas pertama yang perlu diperhatikan yaitu bahwa pensil dapyt menjadi pengingat kita kalau kita bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Yakni, mengingatkan bahwa seperti sebuah pensil ketika menulis, kita tidak boleh lupa bahwa ada tangan yang selalu membimbing langkah kita dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan. Dia selalu membimbing kita sesuai dengan ajaran-ajaranNya.”
“Kualitas kedua, Kamu bisa memperhatikan, bahwa saat proses menulis, kita kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil kita. Rautan itu seakan membuat si pensil menderita. Tetapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kehidupan manusia. Kita harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, termasuk berbagai ujian dan tantangan, karena itu semua yang akan membuat kita menjadi manusia yang lebih baik dan berkualitas.”
“Kualitas ketiga yang perlu kamu camkan adalah bahwa pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk menggunakan penghapus sebagai upaya memperbaiki kesalahan. Oleh karena itu, memperbaiki kesalahan dalam hidup ini bukanlah hal yang jelek atau buruk. Itu bahkan membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar. Hal ini sekaligus mengingatkan bahwa kita tak pernah luput dari berbagai jenis kesalahan.”
“Kualitas keempat yakni tentang bagian yang paling penting dari sebuah pensil. Jika kamu perhatikan, bagian yang paling bermanfaat bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalamnya. Begitu pula dengan kita. Karenanya, kita harus selalu memupuk hal-hal baik yang ada di dalam diri kita dengan terus meningkatkan kualitas dalam diri. Karena itu, kita perlu terus memupuk kekayaan mental dalam setiap tindakan kita.”
“Kualitas kelima adalah bahwa harus kita sadari jika sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga manusia, kita harus selalu sadar dan waspada karena apa pun yang kita perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan dan goresan. Maka berhati-hatilah dalam berpikir, berucap, dan bertindak. Sehingga, goresan yang kita tinggalkan akan menjadi guratan yang memberi manfaat bagi diri dan orang lain.”
Mendengar ucapan itu, si cucu pun berterima kasih pada nenek. “Akan saya ingat terus ucapan Nenek ini. Semoga, saya juga bisa menjadi ‘pensil’ yang berkualitas Nek…”
Sahabat yang luar biasa,
Hidup adalah proses belajar dan berjuang tanpa batas! Dan, setiap saat kita tak bisa lepas dari berbagai unsur yang ada di sekeliling kita.
Sebagai manusia yang ber-Tuhan, kita harus memiliki nilai spiritual untuk mengajarkan diri agar selalu rendah hati. Kemudian, dalam menjalani kehidupan, kita selayaknya terus berusaha memoles diri secara kontinu agar dapat meningkatkan kualitas pribadi.
Tak lupa, saat melakukan berbagai kesalahan, kita belajar berbenah diri untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik. Saat kita maju, tak lupa untuk tetap belajar. Melalui sikap belajar yang konsisten, semoga apa yang telah dan akan kita pikir, ucapkan, dan perbuat, mampu menjadi berkat bagi diri sendiri danbermanfaat untuk orang lain. Sehingga, hidup kita akan jauh lebih berarti.
Salam sukses, luar biasa!!!
Penulis : Andrie Wongso