KAMU = KEBO

0 comments

Seorang Eksekutif Muda mengendarai sedan mewah menuju ke luar kota. Saat melewati perbukitan yg berkelok, ia melihat sebuah truk dari arah berlawanan. Ketika berpapasan ditikungan jalan, pengemudi truk agak melambat, membuka kaca jendela dan berteriak dgn keras, "KEBO !"...

Eksekutif Muda tadi tersinggung.. Ia langsung membuka kaca jendela dan membalas dgn penuh emosi, "Kamu yg KEBO !!"

Dan ia terus memaki, "KEBO jelek tdk punya otak!! Dasar gembel!!"

Dan kemudian tancap gas lagi... Tiba2, saat mobilnya melewati tikungan, ada puluhan kebo yg bertubuh besar, turun dari perbukitan memenuhi jalan.... 🐃🐃🐃

Terlambat bagi si eksmud utk menghentikan mobilnya... Akhirnya mobilnya menabrak kebo seberat 300 kg........

Saat berusaha menghindari kebo lainnya, mobil mewah itu malah terguling dan jatuh kedalam lembah......

Ternyata, teriakan sopir truk tadi bukan ejekan, tetapi justru "peringatan" utk si eksmud, bahwa ada kawanan kebo yg akan melintas di jalannya. Ego seringkali menjadi bibit yg bisa memicu emosi.

Seperti kasus diatas, penyampaian yg tdk sesuai dgn kaidah di anutnya, dianggap tdk layak, tdk sopan dan kurang ajar.. Padahal ia berada diluar zonanya, berada dilingkungan yg berbeda, dgn sifat org yg berbeda pula..

Itu adalah area umum yg memiliki kultur dan kondisi yg berbeda..

Tidak semuanya dapat disesuaikan dgn keadaan dirinya. Akibatnya malah merugikan diri sendiri....

Jika anda memiliki ego yg tinggi dan temperamental, mari belajar utk mengalihkan emosi buta anda pada hal2 yg konstruktif..

Jangan langsung emosi saat menghadapi kondisi yg tdk sesuai dgn keinginan anda.

Belajarlah bersabar dan mencari tahu keadaan dibaliknya. Niscaya ini akan lebih menguntungkan anda...

Karna melampiaskan emosi, memang nyaman utk sesaat, tetapi bisa menjadi penyakit yg merugikan utk jangka panjang...

"MARI BELAJAR, CEPAT UTK MENDENGAR TAPI LAMBAT UTK BERKATA-KATA DAN LAMBAT UTK MARAH"

Semoga bisa bermanfaat utk kita semua.

4 Pilar Koperasi Kredit

0 comments

Empat pilar yang menjadi tiang-tiang penopang kehidupan koperasi kredit yakni pendidikan, swadaya, solidaritas dan inovasi.

Pendidikan

Pertumbuhan dan keberlanjutan kehidupan koperasi kredit sangat mengandalkan pendidikan. Pendidikan merupakan sarana utama untuk membangun insan koperasi kredit sadar berkoperasi dan mampu berkoperasi kredit dalam mewujudkan kehidupan anggotanya yang sejahtera dan bermartabat. 

Setiap orang untuk menjadi anggota koperasi kredit hanya melalui pintu pendidikan. Sebab pendidikan mempunyai tugas penting untuk menanamkan kesadaran akan nilai-nilai koperasi kredit antara lain kemandirian, solidaritas, kerja sama, kejujuran, bekerja keras dan cerdas, tanggungjawab sosial dan saling percaya. Koperasi kredit dimulai dari pendidikan, berkembang karena pendidikan dan dikontrol oleh pendidikan.

Dengan demikian, melalui pendidikan yang terus-menerus, insan koperasi kredit juga dapat disadarkan untuk membangun diri dalam kebersamaan demi membentuk karakter sebagai insan kopdit mulai mengatur ekonomi keluarga secara bijaksana. Pendidikan membuat kita beralih dari pola hidup boros untuk hidup hemat dan mulai menabung dari penghematan uang jajan setiap hari.
 
Swadaya

Swadaya berarti membangun kekuatan sendiri. Melalui pilar swadaya ini, para insan koperasi kredit selalu percaya diri dan mempunyai rasa harga diri untuk terus berjuang mempertahankan hidup secara bermartabat dalam kerjasama dan kebersamaan dengan orang lain. Koperasi kredit selalu berusaha untuk sedapat mungkin membiayai dirinya sendiri untuk mengembangkan koperasi kreditnya semakin besar dan sehat serta para anggotanya semakin sejahtera.
 
Melalui semangat swadaya, kita membangun kekuatan masyarakat setempat melandaskan filosofi pemberdayaan Raiffesien yakni “hanya orang miskin yang dapat mengatasi kesulitannya sendiri” dengan cara menabung dari apa yang ada pada orang miskin, dipinjamkan kepada orang miskin untuk pengembangan ekonomi rumah tangganya. 

Koperasi kredit sejak awal terbentuknya tetap konsisten untuk menggerakkan usahanya dengan berpijak pada simpanan dan tabungan dari anggota, kemudian dipinjamkan kepada anggota. Anggota sebagai pemilik dan pengguna jasa koperasi kredit. Kemandirian membebaskan koperasi kredit dari berbagai intrik kepentingan yang memudarkan semangat keswadayaan.
 
Solidaritas

Solidaritas koperasi kredit mewujud dalam semboyannya “kau susah aku bantu, aku susah kau bantu” menjadi semangat yang menjiwai segenap insan koperasi kredit.

Semangat solidaritas itu nampak secara nyata dalam kegiatan: simpan teratur, pinjam bijaksana dan angsur tepat waktu agar terjadi saling tolong menolong di antara sesama anggota dan masyarakat sekitar.
 
Solidaritas menyadarkan anggota koperasi kredit untuk tidak hanya memikirkan dirinya sendiri melainkan harus saling melayani, tolong menolong dan berbuat baik demi kebaikan bersama. 

Inovasi

Inovasi juga menjadi salah satu pilar penting bagi koperasi kredit untuk bertumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Inovasi yang dilakukan koperasi kredit saat ini adalah menggunakan teknologi komputerisasi dalam pelayanan kepada anggota serta variasi produk simpanan dan pinjaman sesuai kebutuhan anggota. Berbagai terobosan dan inovasi tersebut membuat koperasi kredit semakin berkembang besar, sehat dan dicintai oleh masyarakat.
 
Kehadiran koperasi kredit tidak hanya membangun ekonomi anggota saja tetapi juga memberikan nilai tambah secara sosial budaya, adanya proses pembebasan diri dan orang lain, menjadi wadah dialog kehidupan, menumbuhkan harkat dan martabat segenap insan koperasi kredit berdasarkan empat pilar utamanya yakni pendidikan, swadaya, solidaritas dan inovasi. Untuk itu, empat pilar dimaksud harus terus dijaga, dipelihara dan dilaksanakan oleh setiap insan koperasi kredit hari ini dan generasi akan datang.

Nasib Uang Simpanan di Koperasi Pasca Keputusan Mahkamah Konstitusi

0 comments

Mahkamah Konstitusi pada Rabu (28/5) menyatakan bahwa Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Oleh sebab itu, Ketua Majelis Hakim Hamdan Zoelva saat membacakan amar putusan menyatakan Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian berlaku untuk sementara waktu sampai dengan terbentuknya Undang-Undang yang baru.

Dengan keputusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan Undang-undang tentang Perkoperasian bertentangan dengan UUD 1945, oleh karena itu harus segera diganti. Maka sejumlah konsekuensi akan timbul diantaranya koperasi harus menjamin simpanan anggotanya sendiri dan pengawasannya dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam pertimbangannya, hakim Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa filosofi dalam Undang-Undang Perkoperasian ternyata tidak sesuai dengan hakikat susunan perekonomian sebagai usaha bersama dan berdasarkan asas kekeluargaan yang termuat dalam Pasal 33 ayat (1) UUD 1945. Sebagaimana apa yang dikatakan anggota hakim Mahkamah Konstitusi Maria Farida Indrati “Pengertian koperasi ternyata telah dielaborasi dalam pasal-pasal lain di dalam Undang-Undang No. 17/2012, sehingga di suatu sisi mereduksi atau bahkan menegasikan hak dan kewajiban anggota dengan menjadikan kewenangan pengawas terlalu luas,”.

Ditambahkan pula bahwa undang-undang itu mengutamakan skema permodalan materiil dan finansial serta mengesampingkan modal sosial yang menjadi ciri fundamental koperasi sebagai suatu entitas khas pelaku ekonomi berdasarkan UUD 1945. Pada sisi lain, koperasi menjadi sama dan tidak berbeda dengan perseroan terbatas dan kehilangan roh konstitusionalnya sebagai entitas pelaku ekonomi khas bagi bangsa yang berfilosofi gotong royong.

Perlu kita ketahui bahwa yang mengajukan permohonan pengujian terhadap Undang-Undang Nomor 17/2012 adalah dari Gabungan Koperasi Pegawai Republik Indonesia Provinsi Jawa Timur; Pusat Koperasi Unit Desa Jawa Timur; Pusat Koperasi Wanita Jawa Timur; Pusat Koperasi An-nisa Jawa Timur; Pusat Koperasi BUEKA Assakinah Jawa Timur; Gabungan Koperasi Susu Indonesia; Agung Haryono; dan Mulyono.

Para pemohon ini menilai bahwa ada sejumlah pasal yang mengatur norma badan hukum koperasi, modal penyertaan dari luar anggota, kewenangan pengawas dan dewan koperasi dalam undang-undang tersebut telah mencabut roh kedaulatan rakyat, demokrasi ekonomi, serta asas kekeluargaan dan kebersamaan yang dijamin konstitusi. Konsekuensi logis yang akan ditimbulkan akibat dari pembatalan Undang-Undang Perkoperasian tersebut antara lain:

Pertama Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam kemungkinan akan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK bukan lagi oleh Lembaga Pengawas KSP yang akan didirikan pada tahun 2014 sesuai dengan pesan Undang-Undang No.17 tahun 2012 tentang Perkoperasian. karena OJK memiliki standar keuangan yang jelas berbeda dengan standar koperasi, bahkan bukan tidak mungkin sistem perbankan akan diberlakukan pada koperasi.

Kedua, Tidak ada peluang bagi pemerintah maupun gerakan koperasi untuk membentuk lembaga penjamin simpanan, sehingga koperasi harus menjamin sendiri simpanan anggotanya.

Ketiga, koperasi tidak bisa mengangkat pengurus dari kalangan profesional non-anggota karena Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992 tidak memungkinkan hal itu dilakukan.

Renungan

0 comments

Hadiah terbaik untuk sahabat ialah : PENGERTIAN
Hadiah terbaik untuk Bos ialah : KEJUJURAN
Hadiah terbaik untuk musuh ialah : PENGAMPUNAN

Hadiah terbaik untuk suami ialah : KESETIAAN
Hadiah terbaik untuk istri ialah : KASIH SAYANG

Hadiah terbaik untuk anak ialah : TELADAN YANG BAIK
Hadiah terbaik untuk orang tua ialah : MENGHORMATI

Hadiah terbaik untuk semua orang ialah : MENGHARGAI
Hadiah terbaik untuk TUHAN ialah : PERCAYA dan TAAT

TAPI di atas SEMUANYA itu adalah MENGASIHI SESAMA seperti mengasihi diri kita sendiri ...

Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

Maka,...
Wujudkan rasa kasih kita dalam tindakan nyata sebagai hadiah terbaik.

Jangan pernah takut untuk memberi, karena memberi adalah langkah pertama untuk bisa menerima.

Mana ada petani yang bisa menuai, jika mereka tidak pernah menabur??

Berikanlah kebaikan..
Berikanlah perhatian..
Beri dan Berilah...

Jangan hanya mau memberi jika ada keuntungan saja. Hidup ini seperti gema, apa yang kita keluarkan akan kembali kepada kita.

Percayalah Tuhan pasti akan selalu memberi Kita :

  • Berkat
  • Sehat
  • Cinta
  • Bahagia
  • Usaha maju
  • Rejeki melimpah

Indahnya berbagi untuk menambah kebahagiaan di Hati ....

Dua Kantong Yang Berbeda

1 comments

Alkisah, ada seseorang yang sangat menikmati kebahagiaan & ketenangan di dalam hidupnya. Orang tersebut mempunyai dua kantong. Pada kantong yang satu terdapat lubang di bawahnya, tapi pada kantong yang lainnya tidak terdapat lubang.

Segala sesuatu yang menyakitkan yang pernah didengarnya seperti makian & sindiran, ditulisnya di sebuah kertas, digulung kecil, kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang berlubang. Tetapi semua yang indah, benar, dan bermanfaat, ditulisnya di sebuah kertas kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang tidak ada lubangnya.

Pada malam hari, ia mengeluarkan semua yang ada di dalam saku yang tidak berlubang, membacanya, dan menikmati hal-hal indah yang sudah diperolehnya sepanjang hari itu. Kemudian ia merogoh kantong yang ada lubangnya, tetapi ia tidak menemukan apa pun. Maka ia pun tertawa dan tetap bersukacita karena tidak ada sesuatu yang dapat merusak hati dan jiwanya.

Sahabat terkasih, itulah yang seharusnya kita lakukan. Menyimpan semua yang baik di “kantong yang tidak berlubang”, sehingga tidak satupun yang baik, hilang dari hidup kita. Sebaliknya, simpanlah semua yang buruk di “kantong yang berlubang”, dan semua hal yang buruk itu akan jatuh dan tidak perlu kita ingat lagi.

Namun sayang sekali, masih banyak orang yang melakukan dengan terbalik..!!:( Mereka menyimpan semua yang baik di “kantong yang berlubang”, dan apa yang tidak baik di “kantong yang tidak berlubang” (dengan kata lain, memelihara pikiran-pikiran jahat dan segala sesuatu yang menyakitkan hati). Maka, jiwa kita akan menjadi tertekan & tidak ada gairah dalam menjalani hidup.

Oleh karena itu, agar bisa menikmati kehidupan yang bahagia dan tenang: jangan menyimpan apa yang tidak baik di dalam hidup kita (tahukah Anda: sakit hati, iri hati, dendam, dan kemarahan juga bisa menyebabkan penyakit serius bahkan kematian).

........ mari..!! kita coba hanya menyimpan hal2 yang baik dan bermanfaat saja agar hidup kita bahagia, shall we..??

JARUM YANG TAJAM

1 comments

Jarum yang baik adalah jarum yang memiliki ujung runcing & tajam. Dalam penggunaannya, jarum biasanya ditusukkan pada kain untuk merekatkan dgn kain yang lain. Jarum2 itu mampu menembus lapisan kain. Tidak ada jarum yg digunakan hanya untuk sekali tusukan. Untuk memperoleh gaun yg cantik, maka kain harus dipotong sesuai dgn pola & ditusuk dgn jarum berulang kali.

Dalam kehidupan ini, banyak jarum yg menusuk kita, antara lain jarum yg sangat tajam yaitu orang2 yang telah melukai batin kita... Ada juga jarum yang berkarat yaitu orang2 yang telah membawa dampak negatif bagi kehidupan kita.

Ada rasa sakit yang luar biasa saat jarum2 itu menusuk & menembus benteng pertahanan kita. Ada rasa kecewa, penyesalan, sakit hati dan terkadang timbul rasa putus asa.

Sering kali kita terlalu fokus pd ujung jarum sehingga kita merasakan sakit yg luar biasa. Kita menjadi lupa cara mengatasi kekecewaan itu sendiri. Tuhan tidak pernah membuat rencana yg sia2 bagi kita. Tuhan sdg menjahit bahkan memotong bagian yg tidak diperlukan dlm kehidupan kita .
Memang sakit rasanya tetapi ketahuilah bhw semua yg telah terjadi dlm kehidupan kita, baik atau buruk, enak atau tidak enak, susah atau senang, suka atau duka, semua itu adalah anugerah terindah dari Tuhan.

Tuhan mempunyai cara yang ber-beda2 untuk memberkati setiap orang. Bahkan saat orang lain sedang mengecewakan kita saat ini... itu juga merupakan berkat dari Tuhan. Tuhan mempunyai rancangan tersendiri bagi kita. Apa yg kita inginkan & apa yg kita anggap baik, belum tentu baik juga di mata Tuhan.

Saat ini Tuhan ijinkan kita mengalami kekecewaan, kita percaya bhw itu adalah berkat terbaik yg Tuhan berikan pada kita. Saat kita berdoa pada-Nya, Diapun memberi jawaban yang luar biasa: "Percayalah padaKu dan jangan ragukan Aku." Bersyukurlah terhadap segala sesuatu yg terjadi dan tetap percayalah bhw Tuhan punya rencana indah bagi kehidupan kita.

Teori Buah Pada Kehidupan

0 comments

  1. Jadilah Jagung, Jangan Jambu Monyet.
    Jagung membungkus bijinya yang banyak, sedangkan jambu?monyet memamerkan bijinya yang cuma satu-satunya.
    Artinya : Jangan suka pamer
  2. Jadilah pohon Pisang.
    Pohon pisang kalau berbuah hanya sekali, lalu mati.
    Artinya : Kesetiaan dalam pernikahan.
  3. Jadilah Duren, jangan kedondong
    Walaupun luarnya penuh kulit yang tajam, tetapi dalamnya lembut dan manis. hmmmm, beda dengan kedondong, luarnya mulus, rasanya agak asem dan di dalamnya ada biji yang berduri.
    Artinya : Don’t Judge a Book by The Cover.. jangan menilai orang dari Luarnya saja.
  4. Jadilah bengkoang.
    Walaupun hidup dalam kompos sampah, tetapi umbinya isinya putih bersih.
    Artinya : Jagalah hati agar tetap bersih dari perbuatan jahat.
  5. Jadilah Tandan Pete, bukan Tandan Rambutan.
    Tandan pete membagi makanan sama rata ke biji petenya, semua seimbang, tidak seperti rambutan.. ada yang kecil ada yang gede.
    Artinya : Selalu adil dalam bersikap.
  6. Jadilah Buah Manggis
    Bisa ditebak isinya dari pantat buahnya.
    Artinya : Jangan Munafik
  7. Jadilah Buah Nangka
    Selain buahnya, nangka memberi getah kepada penjual atau yg memakannya.
    Artinya : Berikan kesan kepada semua orang (tentunya yg baik).

    Karena dengan apa yang kita lakukan adalah perwujudan dari kasih TUHAN sebenarnya.

Human Brain Analysis - Man vs Woman

0 comments

1. MULTI-TASKING
Women - Multiple process
Womens brains designed to concentrate multiple task at a time.
Women can Watch a TV and Talk over phone and cook.
Men - Single Process
Mens brains designed to concentrate only one work at a time. Men can not watch TV and talk over the phone at the same time. they stop the TV while Talking. They can either watch TV or talk over the phone or cook.

2. LANGUAGE
Women can easily learn many languages. But can not find solutions to problems. Men can not easily learn languages, they can easily solve problems. That's why in average a 3 years old girl has three times higher vocabulary than a 3 years old boy.

3. ANALYTICAL SKILLS
Mens brains has a lot of space for handling the analytical process. They can analyze and find the solution for a process and design a map of a building easily. But If a complex map is viewed by women, they can not understand it. Women can not understand the details of a map easily, For them it is just a dump of lines on a paper.

4. CAR DRIVING.
While driving a car, mans analytical spaces are used in his brain. He can drive a car fastly. If he sees an object at long distance, immediately his brain classifies the object (bus or van or car) direction and speed of the object and he drives accordingly. Where woman take a long time to recognize the object direction/ speed. Mans single process mind stops the audio in the car (if any), then concentrates only on driving.

5. LYING
When men lie to women face to face, they get caught easily. Womans super natural brain observes facial expression 70%, body language 20% and words coming from the mouth 10%. Mens brain does not have this. Women easily lie to men face to face.
So guys, do not lie face to face.

6. PROBLEMS SOLVING
If a man have a lot of problems, his brain clearly classifies the problems and puts them in individual rooms in the brain and then finds the solution one by one. You can see many guys looking at the sky for a long time. If a woman has a lot of problems, her brain can not classify the problems. she wants some one to hear that. After telling everything to a person she goes happily to bed. She does not worry about the problems being solved or not.

7. WHAT THEY WANT
Men want status, success, solutions, big process, etc... But Women want relationship, friends, family, etc...

8. UNHAPPINESS
If women are unhappy with their relations, they can not concentrate on their work. If men are unhappy with their work, they can not concentrate on the relations.

9. SPEECH
Women use indirect language in speech. But Men use direct language.

10. HANDLING EMOTION
Women talk a lot without thinking. Men act a lot without thinking.

Pohon Gengsi

0 comments

Di sebuah pekarangan, masing-masing petak telah disepakati dipakai oleh orang-orang yang terlibat di sana. Tidak peduli apakah orang itu masih yunior atau senior. Pekarangan luas itu telah diberi dibatasi untuk masing-masing orang dengan adil.

Seorang yunior di sana menanam sepetak tanahnya dengan tanaman obat. Sengaja ia bawa pohon itu dari tempat yang jauh agar khasiat tanaman itu bisa dinikmati banyak orang. Memang tanaman itu kecil saja, daunnya rimbun dan sesekali ada ulat yang sering terlihat memakan daunnya. Hanya daun dari pohon itu saja. Tidak kepada tanaman lain. Sang yunior pun sangat peduli dan merawat pohon itu dengan telaten.

Salah satu senior yang sering protes kepada pohon milik yunior itu sebenarnya tidak suka pohon itu ada. Alasannya karena ulatnya semakin banyak. Meski ia sudah diberitahu bahwa ulat tidak akan mengganggu, ada saja yang ia protes. Bahkan ia juga tidak suka dengan adanya pohon itu karena katanya bisa mengambil batas petakan yang lain. Ia meminta si yunior supaya lebih rajin memangkas tanamannya. Hingga satu hari ia menyaksikan sendiri kegunaan dari pohon obat milik yuniornya itu. Si senior mulai sedikit diam meski sesekali tetap saja ada yang menjadi protesnya.

Seperti biasa, si yunior itu harus memangkas pohon obatnya. Ia memotong dahan yang sudah banyak tumbuh serta memotong dedaunan. Ada yang untuk obat, ada pula yang dibuang. Sehabis dipangkas dan dibersihkan ia pun dengan rapi membuang bekas tebangan tanamannya itu ke tempat sampah sementara. Besok pagi akan ada yang mengambil sampah-sampah yang ada untuk dibuang ke tempatnya.

Tanpa sepengetahuan si yunior, malam-malam senior yang semula protes terhadap tanaman yang dimiliki yunior itu mencari dahan yang masih baik dan layak untuk ditanam kembali. Tanpa sepengetahuan siapa pun, ia menanamkan kembali dahan itu ke tanah petak bagian yunior itu.

* Kadang kita tidak mau mengakui keberhasilan orang lain. Meski banyak orang mengakui, ada saja rasa gengsi untuk mengakui bahkan sudah ada bukti di depan mata. Lalu, apakah demi menahan gengsi kita harus dengan cara sembunyi-sembunyi mengakui keberhasilan itu?

Bukan Omong Kosong Tentang Cita-cita dan Keberanian

0 comments

Bila ada cita-cita maka siapapun akan menjadi luar biasa. Bila ada keberanian pasti ada kemukjizatan. Demikian Sang Guru berkata.

MEMILIKI CITA-CITA AKAN MENJADI LUAR BIASA

Para orang tua atau guru sering bertanya tentang cita-cita kepada anak-anaknya. Mengapa? Karena cita-cita akan menjadi tujuan hidup anak-anak kelak.

Begitu pentingnya sebuah cita-cita dalam kehidupan kita. Karena cita-cita merupakan kompas bagi kehidupan.

Bayangkan bagaimana jadinya bila seseorang berjalan tanpa tujuan? Setiap hari keluar rumah tanpa ada tujuannya ke mana ia melangkah.

Karena adanya cita-cita, maka seseorang akan menjadi luar biasa. Cita-cita adalah kekuatan yang menggerakkan.

Karena itulah tak salah bila Bung Karno, presiden pertama kita berkata,”Gantungkan cita-citamu setinggi langit.”

Kenapa setinggi langit? Karena tingginya langit seakan tanpa batas, sebab begitu tingginya. Demikianlah agar kita menggantungkan cita-cita.

Dengan adanya cita-cita, membuat kita fokus untuk menggapainya. Ada tujuan dan gairah untuk mewujudkan. Akhirnya terjadi pencapaian yang luar biasa.

Idealnya kita memiliki cita-cita bukan hanya untuk urusan keduniawian saja. Misalnya bercita-cita jadi dokter atau penyanyi terkenal.

Lalu untuk mencapainya kita memfokuskan seluruh perhatian dan energi. Untuk urusan kerohanian tidak kebagian lagi. Selama ini kita terlena dalam cita-cita keduniawian saja.

Cita-cita dalam urusan kerohanian sebenarnya jauh lebih penting lagi untuk dibentangkan.

Untuk cita-cita dalam hal kerohanian, coba kita definisikan sendiri. Karena masing-masing pasti memiliki pandangannya.

Kita memang semestinya lebih menekankan dalam hal kerohanian. Karena itu bukan hanya menyangkut kehidupan kita saat ini saja.

KEBERANIAN AKAN MENCIPTAKAN KEMUKJIZATAN

Keberanian. Setiap orang harus mempunyai keberanian dalam hidup ini.

Tanpa keberanian kita akan kalah dan tenggelam dalam arus kehidupan.

Apabila kita menginginkan banyak kemukjizatan terjadi dalam hidup ini. Bukan hanya dengan berdoa lalu akan datang dari langit.

Tetapi dengan keberanian, maka akan mengharukan Tuhan menurunkan kemukjizatan-Nya.

Banyak hal yang secara logika tidak mungkin terjadi. Tetapi karena keberanian, maka terjadi kemukjizatan.
Seorang teman, divonis menderita penyakit kanker. Tidak akan panjang lagi umurnya.

Walau dengan tubuh yang lemah, ia bersembahyang dengan sepuluh ribu kali sujudan. Padahal dalam keadaan normal tiga ribu kali saja sudah sulit rasanya.

Apa yang terjadi? Ya kemukjizatan, ketika diperiksa dokter kembali. Penyakitnya sudah raib.

Kemukjizatan tidak selalu berhubungan dengan kemustahiilan. Semisal seseorang yang tidak berani berbicara di depan umum.

Oleh karena keberanian, tiba-tiba ia bisa lancar berbicara di hadapan banyak orang. Lancar lagi. Bukankah itu kemukjizatan juga?

Bagi saya, bisa menulis sampai ribuan di Kompasiana adalah sebuah kemukjizatan. Tak terpikirkan. Modal awalnya ya karena berani menghindari dari rasa ketidak-percayaan diri. Siapalah saya. Dalam hal ini berani malu juga. Tapi malu yang positif tentunya.

Katedrarajawen